Oleh: grisaoto | Juli 5, 2015

Bank Sampah Citra Gemilang SMK PGRI 1 Ngawi

kegiatan bank sampahBANK SAMPAH CITRA GEMILANG

SMK PGRI 1 NGAWI.

Berdiri setahun yang lalu, tepatnya bulan juli 2013, diawali dari kegiatan ektrakurikuler OSIS SMK PGRI 1 Ngawi muncul ide untuk membuat Bank Sampah CITRA GEMILANG SMK PGRI 1 Ngawi. Hal tersebut diawali dari keprihatinan Bapak Aan Yudhi Artha sebagai penggagas utama, melihat sampah yang semakin hari semakin tidak sedap dipandang. Padahal dari sampah tersebut akan muncul nilai ekonomis bila dikelola dengan baik. Berawal dari pemikiran yang sederhana inilah Ekstrakurikuler ini lahir.

Bank Sampah CITRA GEMILANG SMK PGRI 1 Ngawi merupakan salah satu kegiatan ektrakurikuler OSIS SMK PGRI 1 Ngawi dalam hal ini berada dalam bingkai sekbid VI OSIS SMK PGRI 1 Ngawi yang membidangi peningkatan jiwa wirausaha dan entrepreanurship. Dalam sekbid VI inilah siswa dikenalkan dan dibekali skill dalam Seni cetak dan sablon, diklat wirausaha, dan Peduli terhadap Lingkungan Hidup.

Bank Sampah CITRA GEMILANG SMK PGRI 1 Ngawi merupakan Ekstrakurikuler rintisan baru, sehingga belajar merupakan sebuah keharus dalam menciptakan terobosan yang jitu dan efisien walaupun keterbatasan dana dalam pelaksanakan kegiatan sering terjadi. Namun itu semua menjadi tantangan untuk meningkatkan jiwa entrepreanurship dan kemandirian. Bank Sampah Citra Gemilang senantiasa bertekat untuk berani bertindak nyata dalam mendukung kelestarian lingkungan.

Sebagai penggagas Bapak Aan Yudhi Artha yang notabene sebagai guru produktif di Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMK PGRI 1 Ngawi seorang yang gemar menulis, beliau menyalurkan hobi menulis dalam blog http://www.imajimaya.wordpress . Beberapa tulisan beliau berkait pengelolaan sampah menjadi inspirasi yang kemudian diaktualisasikan dalam langkah nyata yaitu dengan membuat rintisan ektrakurikuler baru yang peduli lingkungan namun masih dalam bingkai kewirausahaan langkah berikutnya adalah membeli timbangan digital sebanyak 2 buah. Bermodal keyakinan, konsistensi dan “2 timbangan digital’, Bank Sampah Citra Gemilang SMK PGRI 1 Ngawi dijalankan.

Bank Sampah CITRA GEMILANG SMK PGRI 1 Ngawi adalah komunitas yang menampung sampah kelas  secara resmi, dibukukan, di saldo kan, dan juga di cairkan keuanganya. Kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah setiap hari senin pagi ada kader Bank Sampah Citra Gemilang atas nama Arip Prasetyo X TITL A dan Lodi Laurensa X TITL B yang membagikan kantong plastik (sak) yang masih baru. Sak tersebut digunakan untuk menyimpan sampah kelas berupa sampah plastik dan juga sampah kertas. Pada hari sabtu sampah yang ada di sak tersebut akan ditimbang, dan  dibukukan saldonya. Adapun teller yang melakukan penimbangan dan pembukuan adalah , Dyah Novitasari X AP, Ratna Rukmana dan Elvi X TKJ, April dan Rika X AP. Untuk Pencairan keuangan akan dilakukan tiap penerima raport atau 6 bulan sekali, adapun keuangan akan diserahkan pada bendahara kelas untuk di jadikan uang kas kelas, penggunaan uang tersebut diserahkan sepenuhnya kepada  anggota kelas untuk keperluan kelas.

Sampai saat ini bank sampah citra gemilang memberikan konstribusi positif bagi sekolah, adapaun konstribusi positif nya adalah;

  1. Komitmen untuk menjaga kebersihan Sekolah tetap ada.
  2. Terasahnya jiwa wirausaha dan tanggung jawab diantara siswa
  3. Semakin tingginya rasa kepedulian lingkungan oleh warga sekolah

Kendala yang sering ditemui dalam Bank Sampah Citra Gemilang SMK PGRI 1 Ngawi diantaranya;

  1. Kesulitan dalam mencari kader
  2. Menanamkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan
  3. Mindsite warga sekolah akan manfaat sampah yang masih kurang

Dalam perjalanannya Bank Sampah Citra Gemilang SMK PGRI 1 Ngawi mempunyai tujuan yaitu pada akhirnya Bank Sampah Citra Gemilang SMK PGRI 1 Ngawi mampu mandiri dan manfaat kesejahteraan bersama.  Komitmen dan pelaksanaan yang berkesinambungan menjadikan para kader berkerja lebih giat lagi untuk menjaga kebersihan kelas, dan mensejahterakan nasabah.

Untuk meningkatkan pengetahuan akan pemanfaatan sampah, Bank Sampah Citra Gemilang melaksanakan acara Seminar “ Seminar dan Workshop “ Peran Pemuda Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup Dan Meningkatkan Jiwa Entrepreneurship oleh Osis Masa Bakti 2013-2014 pada tanggal 22 april 2014 di aula SMK PGRI 1 Ngawi. Helatan acara tersebut di isi oleh nara sumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Ngawi dan Praktisi Pengrajin Daur Ulang Sampah Koperasi Srikandi, Kedunggalar Ngawi. Pastinya acara ini memberi output yang baik untuk siswa.

Semoga menjadi inspirasi untuk kita semua.

Salam GRISA

Oleh: grisaoto | Juli 5, 2015

LAYANAN JASA CUCI SEPEDA MOTOR/MOBIL

cuci motor LAYANAN JASA CUCI SEPEDA MOTOR/MOBIL

Saat ini Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 1 NGAWI telah berjalan salah satu unit produksi di kawasan sekolah khususnya disamping Workshop Teknik Teknik Kendaraan Ringan yaitu Layanan jasa cuci sepeda motor/mobil dengan harga yang sangat terjangkau dan servis yang memuaskan konsumen. dengan menggunakan alat spray gun yang mempunyai kapasitas besar telah membawa para siswa dan guru untuk mengelola aktifitas cuci motor/mobil.Unit produksi ini telah dijalankan sejak tahun 2007 mudah-mudahan kegiatan wira usaha ini bisa memberikan manfaat yang positif bagi seluruh elemen yang ada khususnya para siswa Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 1 Ngawi.

Oleh: grisaoto | Juli 5, 2015

SERVIS MOTOR DAN GANTI OLI

servis motor

Kegiatan jasa/layanan servis sepeda motor

Seiring dengan berjalannya waktu para siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 1 NGAWI telah berkarya dan menyalurkan segala aspirasinya dengan mewujudkan menjadi mekanik yang handal dan profesional. Unit produksi ini telah secara langsung meng upgrade kompetensi para siswa menjadi lebih optimal karena adanya realisasi dari ilmu teori yang disampaikan para instruktur-instruktur otomotif.

membersihkan komponen mesin

Membersihkan komponen-komponen mesin

Dengan ongkos servis yang relatif murah dan servis yang optimal menjadikan kepuasan bagi para konsumen. Hal ini perlu dilakukan agar Para siswa siap bekerja dan telah terbiasa dengan bongkar pasang komponen-komponen sepeda motor.

Target para instruktur adalah membingbing dan mengarahkan agar para siswa mampu berkompetisi seiring dengan banyaknya para pesaing yang ada didunia kerja.

Dukungan dari berbagai pihak khususnya dari Kepala Sekolah SMK PGRI 1 NGAWI ( Drs. Hidayat Machruf, M.Pd ) dan ketua Jurusan teknik Kendaraan Ringan ( Budi Handoko, S.T ) menjadikan semua elemen terkait lebih semangat dan sangat termotivasi. sungguh luar biasa dukungan yang sudah lama ditunggu akhirnya terwujud juga aspirasi para siswa dan instruktur-instrukturnya.

Moga hal ini menambah modal awal bagi seluruh siswa khususnya bagi Keluarga besar Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 1 NGAWI.

Setiap tahun SMK PGRI 1 NGAWI  mengadakan uji kompetensi untuk menguji kompetensi siswa yang pelaksanaannya berdasarkan dari juknis dari pusat untuk Tahun Pelajaran 2012/2013 Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI 1 Ngawi mengambil uji kompetensi paket 3 dengan materi yang di ujikan : Overhaul, Charging System, Brake System dan Differential.
UJI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN
1.      Pelaksanaan  :    Rabu, 6 Pebruari 2013 s/d Selasa, 16 Maret 2013
2.      Peserta            :        a.   Siswa Kelas XII TKR A ( 45 Orang )
                                         b.  Siswa Kelas XII TKR B ( 45 Orang )
                                         c.  Siswa Kelas XII TKR C ( 45 Orang )
                                         d.  Siswa Kelas XII TKR D ( 45 Orang )
                                         e.  Siswa Kelas XII TKR E ( 45 Orang )
                                         f.   Siswa Kelas XII TKR F ( 45 Orang )
3.      Penguji Internal   :             a.   Ardyansyah Setyawan. ST
                                                 b.  Arief Syaifuddin. ST
                                                 c.  Aris Hindriyana. ST
                                                 d.  Budi Handoko. ST
                                                 e.  Dwi Wijaksono. ST
                                                 f .  Eko deddy Firdy. ST
                                                 g.  Manar Adibi. S.Pd
                                                 h. Wahyu Catur Prasetya. ST
4.      Penguji External  : Abdul Ghofur ( Adam Motor )

6.      Foto kegiatan

Penguji Internal

Penguji Internal

Tune UP Engine

Tune UP Engine dan Perbaikan Sistem Pengisian

Tune UP Engine

Tune UP Engine

Perbaikan Sistem Rem

Perbaikan Sistem Rem

Over Haul

Over Haul

Perbaikan Final Drive Dan Rear Axle

Perbaikan Final Drive Dan Rear Axle

Oleh: grisaoto | November 1, 2012

12 Cara Membuat Siswa Kreatif

Setiap tahunnya sebagai guru kita menimbang-nimbang siapa yang menjadi murid kita tahun ajaran ini. Menimbang-nimbang yang saya maksud adalah menimbang perilaku, kemampuan akademis serta yang terpenting kemampuan sosialisasi murid kita di kelas. Berbekal informasi dari guru lainnya guru bisa memaknainya sebagai informasi awal dalam upaya untuk melejitkan potensi siswa di kelas. Salah satu cara membuat siswa mengenali sendiri potensi dan kemampuannya adalah dengan membuat mereka menjadi siswa yang kreatif.

Mari terlebih dahulu merubah pandangan bahwa kreativitas hanya ada di dunia seni. Kreativitas bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja. Dengan kreativitas semua bidang kehidupan akan semakin maju karena inovasi yang lahir dari kreativitas.

Sama seperti guru yang kreatif, siswa yang kreatif akan membuat dunia pendidikan Indonesia maju. Di masa depan siswa yang kreatif juga akan mewarnai Indonesia dengan kiprahnya dan sumbangsihnya. Untuk itu tugas guru untuk jadikan siswa nya kreatif. Berikut adalah cara membuat siswa di kelas menjadi kreatif;

  1. Minta siswa mengajarkan siswa lainnya sebagai bagian dari strategi belajar
  2. Latih siswa untuk berpendapat dengan jelas dan lancar, sebagai cara membuat siswa percaya diri di depan teman
  3. Biasakan siswa untuk bisa berpartisipasi dalam kelompok
  4. Buat kegiatan di kelas agar siswa bisa berpikir mandiri sekaligus menjadi pemecah masalah
  5. Siapkan penugasan bagi siswa yang di ujung penugasannya siswa diminta mengekspresikan diri secara kreatif bisa dengan drama, komik atau hal lain yang menuntut siswa kreatif
  6. Sering-seringlah meminta siswa bekerja sama dalam kelompok agar mereka terbiasa bekerja sama dengan orang lain
  7. Sering-sering memberi penugasan yang kreatif misalnya daripada sekedar meminta siswa merangkum isi buku, lebih baik meminta siswa mendisain ulang covernya
  8. Mengikut sertakan ‘suara’ siswa dalam perencanaan pengajaran. Dengan demikian siswa biasa mengungkapkan pikiran dan berani mengungkapkan pendapat.
  9. Saat membahas sesuatu di kelas, sering2 lah bertanya, “apa yang terlintas dipikiranmu ketika mendengar kata……”
  10. Berikan pekerjaan rumah yang berkualitas pada siswa, bukan yang sekedar membuat siswa pusing. Misalnya daripada meminta siswa mengerjakan soal pilihan ganda, lebih baik meminta siswa melakukan wawancara, memotret gambar lewat hp kemudian memberikan komentar dan banyak kegiatan lainnya yang membuat siswa tertantang.
  11. Memperbanyak diskusi dan interaksi antar siswa di kelas, mengurangi ceramah dan komunikasi satu arah di kelas, hanya dari guru pada siswa.
  12. Menciptakan budaya menjelaskan di kelas, bukan sekedar menjawab yang betul. Artinya jika ada siswa yang menjawab betul minta ia menjelaskan alasannya dengan demikian siswa yang lain bisa terbantu dalam berusaha untuk mengerti.

Ke 12 cara di atas sudah saya praktekan di kelas, hasilnya siswa menjadi senang belajar, hubungan guru dan siswa juga menjadi semakin demokratis. Siswa akan menganggap gurunya adalah seorang yang mau mendengar dan juga orang yang senang belajar. Salah satu ciri individu yang kreatif adalah senang belajar, semoga tips di atas bisa membantu anda.

Sumber

Oleh: grisaoto | Agustus 5, 2012

Download RPP Teknik Kendaraan Ringan

Bagi rekan-rekan guru yang ingin memiliki contoh RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) untuk Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan kami menyediakan link untuk mendownload RPP tersebut.

Kode

Kompetensi Kejuruan

Link download
KK 1 Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara

Download

KK 2 Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan dengan panas dan pemanasan

Download

KK 3 Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen– komponennya

Download

KK 4 Memelihara servis sistem bahan bakar bensin

Download

KK 5 Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel

Download

KK 6 Memeliharaan servis engine dan komponen-komponen-nya

Download

KK 7 Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian

Download

KK 8 Memelihara transmisi

Download

KK 9 Memelihara unit final drive gardan

Download

KK 10 Memperbaiki poros penggerak roda

Download

KK 11 Memperbaiki roda dan ban

Download

KK 12 Memperbaiki sistem rem

Download

KK 13 Memperbaiki sistem kemudi

Download

KK 14 Memperbaiki sistem suspensi

Download

KK 15 Memelihara baterai

Download

KK 16 Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan

Download

KK 17 Memperbaiki sistem pengapian

Download

KK 18 Memperbaiki sistim starter dan pengisian

Download

KK 19 Memelihara servis sistem AC (Air Conditioner)

Download

KK 20 Memelihara servis sistem EFI (Electronic Fuel Injection)

Download

Oleh: grisaoto | Agustus 5, 2012

Download Modul Teknik Kendaraan Ringan

Bagi guru yang belum mempunyai modul bahan ajar untuk program keahlian teknik kendaraan ringan kami menyediakan link untuk mendownload modul tersebut sesuai kompetensi masing – masing

Kode

Kompetensi Kejuruan

Link download
KK 1 Memperbaiki sistem hidrolik dan kompresor udara

Download

KK 2 Melaksanakan prosedur pengelasan, pematrian, pemotongan dengan panas dan pemanasan

Download

KK 3 Melakukan overhaul sistem pendingin dan komponen– komponennya

Download

KK 4 Memelihara servis sistem bahan bakar bensin

Download

KK 5 Memperbaiki sistem injeksi bahan bakar diesel

Download

KK 6 Memeliharaan servis engine dan komponen-komponen-nya

Download

KK 7 Memperbaiki unit kopling dan komponen-komponen sistem pengoperasian

Download

KK 8 Memelihara transmisi

Download

KK 9 Memelihara unit final drive gardan

Download

KK 10 Memperbaiki poros penggerak roda

Download

KK 11 Memperbaiki roda dan ban

Download

KK 12 Memperbaiki sistem rem

Download

KK 13 Memperbaiki sistem kemudi

Download

KK 14 Memperbaiki sistem suspensi

Download

KK 15 Memelihara baterai

Download

KK 16 Memperbaiki kerusakan ringan pada rangkaian sistem kelistrikan, pengaman dan kelengkapan tambahan

Download

KK 17 Memperbaiki sistem pengapian

Download

KK 18 Memperbaiki sistim starter dan pengisian

Download

KK 19 Memelihara servis sistem AC (Air Conditioner)

Download

KK 20 Memelihara servis sistem EFI (Electronic Fuel Injection)

Download

Oleh: grisaoto | Agustus 5, 2012

Mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum

Mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum
                 Institusi sekolah erat kaitannya dengan disiplin. Bahkan di jaman tahun 80 an sekolah-sekolah yang dianggap baik terkenal karena peraturan yang ketat dan disiplin yang tinggi.  “Sekolah itu bagus karena disiplin nya kuat sekali, buktinya tiap ada anak yang melanggar peraturan dihukum dengan hukuman yang berat.” Komentar para orang tua siswa di jaman itu.  Demikian lah di jaman itu sekolah yang pandai menghukum siswa nya dengan hukuman berat malah diburu para calon orang tua siswa.
                Banyak pihak yang masih menghubungkan penegakan disiplin di sekolah  dengan menghukum siswa. Padahal kedua-dua nya tidak saling berhubungan. Karena terbukti penegakan disiplin dengan hukuman hanya akan membuahkan sikap disiplin yang semu yang lahir karena ketakutan bukan karena lahirnya kesadar an akan perbaikan perilaku.
                Sebenarnya ada jalan tengah diantara disiplin dan menghukum . Jalan tengah itu disebut konsekuensi. Sebuah konsekuensi berarti menempatkan siswa sebagai subyek. Seorang siswa yang dijadikan subyek berarti diberikan tanggung jawab seluas-luas nya dengan konsekuensi sebagai batasan.
                Siswa terlambat masuk sekolah ? solusinya dia terkena konsekensi pulang lebih telat dari yang lainnya, atau waktu istirahat dan bermain dipotong . Jangan sampai disitu saja, bicarakan hal ini dengan orang tua siswa, karena mungkin masalah timbul bukan karena si anak tapi karena masalah orang tua.
                Dalam mengatasi masalah terlambat masuk sekolah ini saya punya contoh menarik. Tidak jauh dari tempat tinggal saya  ada sebuah sekolah menengah atas yang memilih mengunci pintu gerbangnya setiap jam 7 pagi tepat. Anda bisa bayangkan mereka yang terlambat akan kesulitan untuk masuk karena pintu gerbang sudah terkunci.  Setiap hari akan ada sekitar 10 orang siswa  yang tertahan diluar menjadi tontonan warga sekitar yang lewat di depan sekolah tersebut.  Padahal mereka yang terlambat belum tentu malas, bisa saja karena alasan cuaca atau hal-hal lain yang tidk bisa dihindari.
                Alasan pihak sekolah mungkin bisa diterima, tindakan mengunci gerbang diambil atas nama penegakkan disiplin dan membuat siswa menjadi sadar akan pentingnya datang tepat waktu ke sekolah. Tapi sadarkah pihak sekolah bahwa mengunci siswa di luar bisa mempermalukan harga diri sisw?  Bagaimana bila tetangga atau orang-orang yang mengenali mereka lewat saat mereka terkunci di luar.
                Padahal saat sekolah mau menerapkan konsekuensi atas siswa yang terlambat, banyak tindakan yang bisa dilakukan, dari memotong jam istirahat sampai meminta mereka masuk sekolah di hari Sabtu atau Minggu saat teman -temannya libur. Dengan demikian harga diri siswa terjaga dan siswa menjadi makin bertanggung jawab atas segala tindakan yang dilakukannya. Siswa juga menjadi sadar bahwa konsekuensi bertujuan untuk penyadaran dengan mengambil atau mengurangi hak istimewa mereka .
Mari kita mengenali apa itu hukuman dan konsekuensi
Hukuman
  1.  Menjadikan siswa sebagai pihak yang tidak punya hak tawar menawar dan tidak berdaya. Guru menjadi pihak yang sangat berkuasa. Ingat “Power tends to corrupt”
  2. Jenisnya tergantung guru, apabila hati guru sedang senang maka siswa terlambat pun tidak akan dikunci diluar.
  3. Bisa dijatuhkan berlipat-lipat derajatnya  terutama bagi siswa yang sering melanggar peratura
  4. Guru cenderung memberi cap buruk bagi anak yang sering melanggar.
  5. Sifatnya selalu berupa ancaman
  6. Tidak boleh ada pihak yang tidak setuju, semua pihak harus setuju. Jadi sifatnya memaksa.
Konsekuensi
  1. Dijatuhkan saat ada perbuatan yang terjadi dan berdasarkan pada aturan yang telah disepakati.
  2. Sesuai dengan perilaku pelanggaran yang siswa lakukan.
  3. Menghindari memberi cap pada anak, dengan memberi cap jelek akan melahirkan stigma pada diri anak bahwa ia adalah pribadi yang berperilaku buruk untuk selama-lamanya.
  4. Membuat siswa bertanggung jawab pada pilihannya. Anda bisa mengatakan “Kevin kamu memilih untuk ribut pada saat bu guru sedang menerangkan maka silahkan duduk di luar selama 5 menit”. Dengan demikian anda menempatkan harga diri anak pada peringkat pertama. Bandingkan dengan perkataan ini “Kevin, dasar kamu anak tidak tahu peraturan,…. tukang ribut! Sana keluar….!
Oleh: grisaoto | Agustus 5, 2012

Modifikasi Becak Unik Karya SMK PGRI 1 Ngawi

SMK PGRI 1 Ngawi khususnya Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan memberikan layanan dalam modifikasi/pembuatan becak unik dengan istilah kerennya BENTRIK  (becak motor elektrik) keunggulan/keistimewaan dari BENTRIK  antara lain :

  1. Di pasang system starter dengan kombinasi remote Control yang bisa distarter/dimatikan dari jarak jauh.
  2. Di pasang Alram anti maling seperti layaknya mobil mewah
  3. Dilengkapi system penerangan lampu depan, lampu Zein/reting, rem belakang dan lampu hiasan kerlip untuk malam hari.
  4. Desain dan ornamen warna sesuai permintaan.

Bentrik  ini lebih cocok untuk digunakan sarana transportasi ditempat wisata atau untuk koleksi becak unik maupun untuk sarana keperluan yang lain.

Berikut dua buah becak hasil dari modifikasi SMK PGRI 1 NGAWI

Desain Becak Wisata

Desain Becak Partai

Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi ke No HP : 085235197744

Oleh: grisaoto | Juni 3, 2012

Download Part Catalog

Berikut ini saya sediakan halaman khusus bagi yang suka download gratisan, disini Anda bisa mendapatkan E-book Part Katalog Suku Cadang Sepeda Motor Honda, Yamaha dan Zuzuki yang berupa file *.pdf. dengan Part katalog ini juga dapat memudahkan untuk panduan dalam merakit engine saat kita melakukan overhaul.

DAFTAR ENGINE PART CATALOG HONDA

   Engine Catalog Beat download disini

Engine Catalog City Sport one download disini

Engine Catalog GL Pro – GL Max download disini

Engine Catalog GL Pro Neo Tech 1600 download disini

Engine Catalog Mega Pro download disini

Engine Catalog Tiger download disini

Engine Catalog Karisma download disini

Engine Catalog Supra X 125 download disini

Engine Catalog Supra X 125 PGMFi download disini

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.